Rabu, 06 Juni 2012

Motor Bakar


Motor Bakar adalah suatu mekanisme/konstruksi mesin yang mengubah energi panas dari bahan bakar menjadi energi mekanik/gerak.
Jenis Motor Bakar                                                     
Motor Bakar dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:
1. Motor pembakaran dalam (Internal combustion engine)
2. Motor pembakaran luar (External combustion engine)
1. Motor pembakaran dalam adalah;
            motor yang proses pembakaran bahan bakar terjadi di dalam mesin itu
    sendiri dan hasil pembakaran diubah  menjadi tenaga mekanik.
    Misalnya; mesin bensin, mesin diesel, mesin roket, mesin jet.
2. Motor pembakaran luar adalah; motor yang proses pembakaran
            bahan bakar terjadi di luar mesin itu dan untuk mengubah energinya
digunakan alat/mesin yang lain. Misalnya; mesin uap, mesin turbin.
Menurut komponen yang digunakan, untuk mengubah energi panas menjadi energi mekanik, ada beberapa macam motor bakar. Motor bakar tersebut antara lain; motor torak dan motor rotary atau yang lebih dikenal dengan sebutan motor wankel.
Motor rotary/wankel ini merupakan jenis motor pembakaran dalam yang memanfaatkan tekanan yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar yang diubah menjadi gerakan berputar pada rotor yang menggerakkan sumbu.
Perhatikan gambar di bawah ini!
http://qtussama.files.wordpress.com/2012/01/mazda-rotary.jpg?w=345&h=259http://qtussama.files.wordpress.com/2012/01/12ana1.jpg?w=344&h=294Gbr. Mesin Rotary/Wankel

http://qtussama.files.wordpress.com/2012/01/rotary-engine-rotor.jpg?w=344&h=344Gbr. Rotor Rotary/Wankel
Motor rotary/wankel dikembangkan oleh Felix Wankel, seorang insinyur dari Jerman pada tahun 1950.

Karena mesin wankel sangat kompak, ringan, mesin ini banyak digunakan pada berbagai kendaraan dan peralatan seperti pada mobil balap, pesawat terbang, go-kart, dan speed boat.
Setiap sisi luar rotor berfungsi sebagai piston. Sedangkan rotor berentuk segi tiga dan berarti bahwa pada rotor terdapat tiga buah piston. Rumah rotor dibuat sedemikian rupa sehingga apabila rotor berputar akan dapat melakukan langkah usaha. Langkah usaha yang timbul akibat proses pembakaran pada rotor akan diteruskan ke crankshaft melalui roda gigi.

PRINSIP DASAR ROTARY ENGINE
*Prinsip kerja rotary engine menggunakan prinsip dasar motor bakar
4 tak untuk setiap sisi rotor ( piston )
*Setiap sisi rotor  bekerjanya saling berkaitan/berhubungan, jika sisi
rotor yang satu melakukan usaha maka sisi rotor yang lain melakukan
langkah hisap dan buang.


LANGKAH KERJA ROTARY ENGINE
http://qtussama.files.wordpress.com/2012/01/rotaryengineillustrated_wankel_cycle.jpg?w=530
1. Langkah hisap
Rotor berputar searah jarum jam. Sisi rotor A akan bergerak dan pada saat saluran hisap terbuka maka campuran udara dan bahan bakar akan terhisap masuk ke ruang hisap.
2. Langkah kompresi
Perputaran rotor akan menyebabkan sisi rotor A akan memperkecil volume ruang hisap campuran udara dan bahan bakar tekanannya semakin tinggi.
3. Langkah usaha
Setelah mencpai top kompresi volume ruang kerja menjadi lebih kecil dan pada saat itu busi memercikkan bunga api, akibatnya campuran udara dan bahan bakar yang sudah dikompresikan akan terbakar dan menimbulkan daya atau tenaga untuk memutar rotor.
4. Langkah buang
Rotor berputar menyebabkan sisi rotor A akan mebawa gas sisa hasil pembakaran kesaluran pembuangan.
Untuk lebih jelasnya perhatikan 2 animasi mesin rotary/wankel di bawah ini:




Tidak ada komentar:

Posting Komentar